Jumat, 16 Juni 2017

Mencari Koordinator Distribusi di Distributor

#Tes Calon Koordinator  FMCG
# Mengasah Sense of belonging Koordinator  Salesman di distributor.

# Bagaimana mencari Koordinator FMCG yang langsung jadi?

                 


               Rekan -rekan di distributor pasti pusing bila terjadi turnover karyawan yang masive.  Hal ini memang tidak bisa dihindari karena biasanya menjadi seorang salesman atau pun motoris sebagai batu loncatan ke jengjang karier berikutnya , apakah menjadi seorang  koordinator maupun supervisor ( dan beberapa yang S1 bisa langsung sebagai Operasional Manager di distributor). Biasanya mereka mau bekerja apa pun sebagai salesman ( pengalaman saya ketika berkunjung ke berbagai disributor di indonesia, seorang salesman ada lulusan S1 keperawatan, Teknik, Ekonomi,dll), bila mereka cocok bisa saja menjadi kaderisasi kepercayaan mengelola cabang atau distributor tergantung tahapan training yang ia lewati di lapangan maupun induction training bersama mentornya ( di FMCG seorang supervisor harus melalui 26 modul training yang harus ia lewati ). Contohnya seperti mamahami Managemnet Distributor, memahami stok, memahami Channel jualan ( dan turunan-turunannya) sampai kepada type promosi program dan bedah teritory area, Baiklah.......... bila hal itu bisa dimengerti  serjalan seiring waktu..... atau learining by doing. 
                      Tapi bila kita mencari dadakan seorang koordinator yang langsung mengerti proses bisnis ( minimal mengetahui  ratio pengeluaran dan sales), sampai bedah teritory area . Bisa langsung mengerjakan lembaran ini, makin banyak jawaban yang betul makin berkompetensi mereka menjadi seorang koordinator;

Berikut soal Ceritanya :



Beranggaplah bahwa anda adalah sebagai penguasa bernama pak Joni, yang baru membuka Depo atau distributor di area Potensial.




Ada uang , ada barang ,  ada gaji ada pekerjaan !  Itulah yang dipahami pak Joni, ketika ia membuka usaha barunya sebagai Distributor  Murni yang mempunyai motoris. Pak Joni mempunyai margin dari produk-produk  dari PT Asoy sebanyak  20%.                PT Asoy sangat baik karena  memberikan subsidy motoris ke pak Joni. Harga satu karton untuk produk snack PT Asoy adalah  adalah 100ribu/ctn. Setiap motoris bisa memuat produknya 10 ctn . Pemberian  gaji pokok dan tunjangan  untuk  motoris tersebut  totalnya  mencapai  Rp 3.500. 000. /orang /per motoris.

Ketika memulai usahanya, pak Joni membuka  lowongan pekerjaan. Para  motorispun berdatangan mendaftar  menjadi motoris di distributor  pak Joni. Tidak tanggung –tanggung , setelah pak Joni hitung-hitung,  ia menerima pelamar sejumlah  25 orang!!Dan ia terima ….jam kerjanya  26 hari/bulan.

1.      Terangkan mengapa pak Joni mengambil  keputusan tersebut? Perhitungan untung ruginya?  Buat PT Asoy berapa ratio yang ia keluarkan kalau perharinya motoris berjualan sesuai target.

Setelah 3 bulan berjalan……
Pak Joni tersentak dan terkejut  ternyata  jumlah motorisnya sekarang  sudah ada 50  orang !!! Wow ia harus segera mencari kordinator dengan gaji & benefit  Rp 4.500. 000 /perkordinator   dan ia merekrut 5 orang kordinator .Setelah memberikan gaji kepada para pekerjanya ia merenung ternyata keuntungannya menurun.

2.      Terangkan apa yang terjadi ? Dan berapa penurunanya , bila ada?

Pak Joni nampak stress dan  galau ternyata penurunan valuenya  sama di setiap bulannya . Pak Jonipun  menaikan target sales dari 10 ctn menjadi…….. (jawab penaikan minimalnya ?) .Namun,  para kordinator tidak setuju!! 
Pak Joni  tahu harus berbuat “sesuatu” lagi untuk meningkatkan keuntungannya.  Ia sudah ngomong ke semua karyawannya bahwa perusahaannya benar-benar dari bisnis “di jualan  produk”  dari PT Asoy . Dengan nada kesal dn penuh stress   ia pun berkata” ;

“Memang ini Yayasan?Yang dibiayai dari donator?Memang ini perusahaan dibiayai APBD?Atau APDN? Apakah kalian ngak  kerja, masih menerima duit    hasil dari  pajak-pajak orang yang kerja pergi pagi pulang malam ? Ayo bangun? Ini hasil dari kalian sendiri!!”, begitulah katanya……ketika  kordinator motoris itu protes ketika ada penaikan target jualannya dari 10 ctn perhari menjadi (…….) ctn perhari. Maklum para kordinator ini dapat bonus bila motorisnya masuk target.

3.      Mengapa pak Joni menaikan target ? Berapa rupiah  target yang harus ia  naikan ? Supaya keuntungannya minimal “sama “sebelum  ia  membentuk  kordinator? Berapa  target  ctn yang harus ia naikan perhari kepada motoris untuk bisa menopang gaji kordinatornya?


Pak Joni sebagai wirausaha yang mandiri,  terus memutar otak supaya keuntungannya lebih efektif  dan efisien. Apalagi ditambah istrinya sedang sakit. Ia harus punya keuntungan yang lebih profit.  Ketika ia melakukan pengawasan/kontrol secara  mendadak kepada motorisnya  di lapangan , Ia  melihat dengan  mata kepalanya  sendiri  motorisnya  indisipliner ,  ternyata pak Joni menemukan  5 orang motorisnya   menjual produk lain bukan dari  produk PT Asoy yang mensubsidi-nya!!!  Pantas Outlet Active  dan salesnya turun  drastis, bonusnya menurun yang diberikan  dari PT Asoy ( PT. Asoy memberikan bonus ke pak Joni dengan target Outlet active toko…tapi ngak bilang bilang ke karyawanya ) .Padahal kalau  pak Joni bertanya kepada sang  motoris,  “Mengapa jualannya turun ?”  Motoris  sering menjawab , “ warung tutup,…. activitas competitor  gencar , jalan yang rusak parah!”

 Pak Joni langsung memecat motoris itu dan langsung menggantikannya    dengan 5 orang yang baru. Pak Joni  lebih baik merekrut orang yang  fresh yang  bisa dibentuk   penjual handal  dan jujur dan mau bekerja keras . Pikirnya,…… kalau orang yang bagus dan jujur …kariernya akan  otomatis ke jenjang  yang lebih baik…yang akan di jadikan seorang  manager  di distributornya..
4.      Bagaimana cara pak Joni bisa cepat merekrut 5 orang pengganti motoris yang  indisipliner tersebut? Yang tidak konsisten mendistribusikan produk PT Asoy ?
5.      Setelah komplit lagi motorisnya pak Joni  membentuk lima kelompok besar yang masing masing kelompok mempunyai kordinator. Berdasarkan apa ia menyusun 5 kelompok tadi? Terangkan…..
Setelah no 5. berjalan dgn  lancar , masing-masing kordinator bertanggung jawab dan bisa menghadle  bawahannya  sendiri-sendiri .Berikut nama kordinator dan area tanggungjawabnya :
1.      Danu,  membawahi  5 orang  motoris area sekitar distributor  di daerah Jakarta Pusat.
2.      Dian; membawahi 15 orang bertanggungjawab mendistribusikan produk di area Jakarta Timur.
3.      Nandi ; membawahi 10 motoris di area Jakarta Utara
4.      Sandi : membawahi  10  motoris untuk area Jakarta Barat
5.      Irwan membawahi  10 motoris untuk area Jakarta Selatan.
Hitung siapa yang ratio pengeluarannya “tertinggi”  diluar biaya overhead jarak yang berbeda-beda.( biaya bensin), bila masing masing motoris sama achievement target masing masing menjual 12 ctn  sehari? Lihat peta , daerah mana yang seharusnya anda kembangkan?
            Nandi seorang activis yang  idealis , ia meminta penaikan gaji buat motorisnya 30%. Lalu…… karena kinerja team Nandi  baik-baik saja,  pak Joni diam-diam mengabulkan permintaan Nandi tadi, …menaikan gaji dan tunjangannya  sebesar 30%.

  Ternyata rugi, omsetnya tetap!! Namun Biaya overhead jadi tinggi! Setelah ia konsultasi dengan ahli bisnis , ia harus mengurangi orang. Sang ahli bisnis mengatakan pihak frontliner atau jajaran depan yang menghasilkan sales harus di perbanyak, justru team supportinglah yang harus di kurangi. Apa yang di lakukan kamu bila kamu sebagai Pak Joni ?Terangkan alasannya!

Senin, 24 April 2017

Training dan Perenungan di Pulau Siba

#Pulau Siba Pulau Untuk Perenungan.
#Tempat merupakan salah satu dimensi training
#Training untuk perenungan
# Lima Dimensi Training.

Punya peserta training yang sering bandel ?( selalu ilang malam hari dan telat datangnya pagi), atau ada hal serius yang harus disampaikan mengenai perusahaan yang di ujung tanduk? Atau perlu pencucian otak  supaya jauh dari  "sesuatu" supaya para peserta training serius kepada  modul dan pengaplikasiannya (cepat menyerap )? Mengapa tidak di sebuah pulau saja......pulau Siba contohnya.
Ketika terjadi hal yang serius mengenai delivery ilmu dan skill yang harus  di trainingkan dan di sampaikan dari jajaran management , team sales training berpikir, ”Bagaimana supaya peserta training bisa serius,  namun masuk ke sukma para peserta dan bagaimana supaya training tidak liar.”Maksud dari liar disini adalah bagaimana supaya peserta training tertib, tidak bergadang malam malam (kalau lokasi trainingnya di pusat kota) atau bisa full mengontrol supaya peserta training tidak kemana-mana . Bahkan bila mempersiapkan adanya coaching dan counseling memang harus ada tempat alam yang representative yang harus mendukung .Mengapa tidah ke pulau Siba saja?



Seperti kita ketahui bahwa tempat merupakan salah satu dimensi training yang akan mendapat penilaian evaluasi dari para peserta di akhir training. Lima paling dasar dari dimensi training yang sering di teliti adalah:

1.      Isi pelatihan, yaitu apakah isi program pelatihan relevan dan sejalan dengan kebutuhan pelatihan, dan pelatihan tersebut up to date.
2.      Metode pelatihan, apakah metode pelatihan yang diberikan sesuai untuk subjek itu dan apakah metode pelatihan tersebut sesuai dengan gaya peserta pelatihan.
3.      Sikap dan keterampilan instruktur, yaitu apakah instruktur mempunyai sikap dan keterampilan yang mendorong orang untuk belajar.
4.      Lama waktu pelatihan, yaitu berapa lama waktu pemberian materi pokok yang harus dipelajari dan seberapa cepat tempo penyampaian materi tersebut.
5.      Fasilitas pelatihan, yaitu apakah tempat penyelenggaraan pelatihan dapat dikendalikan oleh instruktur, apakah relevan dengan jenis pelatihan.






Nah untuk meningkatkan point dimensi training no 5  bisa dipilih Pulau Siba  yang berada 45 menit dari arah kota medan. Bila kita bawa mobil  bisa di tempatkan di di pelabuhan( istilah lain di titipkan). Pemandangan menuju Pulau Siba  tampak kiri -kanan adalah  kanal-kanal ..menuju laut.


Untuk fasilitas training sudah mumpuni semua kecuali wifi yang harus di sediakan ( jadi peserta harus membawa modem masing masing), training di sini bisa berjalan khidmat dan tertib karena peserta training berada di sebuah pulau,  di tengah-tengah sungai/lautan, dengan kata lain pengawasan full  kepeserta training dari pagi sampai malam!



Untuk menu malam untuk mempererat silahturahmi bisa di pesankan ikan bakar ( sepertinya menu favorit di sini) dan bila ada sesi  coaching dan counseling bisa berjalan  sambil  bicara  jujur-jujuran ( karena suasana tenang dan damai) sehingga permasalahan perusahaan bisa lebih clear terpecahan.

Kelemahan training di tempat ini adalah : Harus diperhitungan secara matang mengenai segala macam tetek bengek   dari A sampai Z  , karena bila ada yang sakit atau  pingsan, bila mau ke  rumah sakit atau balai pengobatan harus nyembrang lautan dulu, kecuali bawa team medis tersendiri atau bahkan sewa booking perahu untuk keperluan mendadak  pulang-pergi beli atau menjemput sesuatu…


Dalam sejarahnya memang  pulau Siba selalu menjadi  tempat training,   untuk perusahanan perusahaan, terutama yang berada di medan . Kalau sudah di tempat ini , suka ada ngegelitik hati sendiri!  Mengapa di kepulauan seribu tidak ada pulau khusus untuk  untuk training? Demand pasti banyak karena ribuan perusahaan ada di Jakarta….dan pasti harapan dari user untuk  mengadakan training di sebuah pulau  bila ada tugas dari management yang harus   di deliver dari modul yang santai sampai  “cukup serius”, atau...bisa jadi untuk melaksanakan brainstrorming ketika kondisi  Performa perusahaan lagi rendah atau perlu pencucian otak supaya lebih seger dan mendalami "sesuatu" ( jadi ditunggu di Pulau seribu ada Pulau Training !


Bila ada jurit malam atau renungan malam sangat cocok sekali apalagi malam hari dihiasi obor-obor dari penginapan menuju tempat meeting atau perenungan...


Fasilitas outbond  dan ruang meeting sudah tersedia tinggal di-create saja kebutuhan yang lebih seru dan menantang oleh team sales training.



Suasana ruang tunggu , bisa karoke dan games malam.



Suasana track jogging untuk  kegiatan di pagi harinya…. 


              Salam dari Pulau Siba.

Selasa, 04 April 2017

Team Sales Training , Perlukah di suatu Perusahaan??


Pada suatu hari untuk Meningkatkan Sales di suatu area di kantor Pusat Multinational Company  ‘PT Asoy’ :


“Ini, weak area ! Makanya ayo kita visit bareng-bareng dengan berbagai team……. mulai team Distributor Management, Channel Development, Team Countinous Improvement, Team Marketing, Brands Manager, Team Activation promotion, Team  General trade , Team Modern Trade, dan Team Sales training ”  kata team Head of Area ditengah tengah meeting di suatu podium rapat , ketika ada praduga diarenya  yang dianggap potensial namun salesnya masih melempem…kayak kue apem!


“Hayo ….Siapa Takut “ ,Semua team di berbagai department tersebut  menjawab kompak ..


Team Marketing dan Brands Manager visit pertama kali langsung melihat insight pasar dan potensial untuk menggeser competitor , mericek market riset  dari laporan Market Riset Manager, melakukan survey supaya barang bisa Top of  Mind dan bisa menjadi Brand Recall di benak konsumen…meyuruh agency untuk berkerja sama dengan radio dan TV .  kalau perlu ada artis dangdut dan tarling di pasar Tradisional dengan artis lokal setempat!! Adubuneng mahalnya biaya “pemulihan Produk” supaya bisa ada di benak konsumen!!  Pulang ke Head Office di Jakarta , Team Marketing dan Brands Manager  tersebut sudah bisa mempresentasikan Strategy Below the Line dan Above the Line…


Selanjutnya Team Distributor Managenent  datang ke sana ( ke weak area tersebut)  untuk melihat titik distribusi, bekerja sama dengan grosir-grosir atau orang-orang yang pernah bekerja yang berpengalaman di dunia sales  namun telah buka usaha distributor! Mencari kenalan-kenalan yang berpengalanan di sales, menentukan dan membidik distributor terkaya (supaya tidak overdue) di daerah tersebut!! Menentukan margin distributor, perjanjian distributor, hak dan kewajiban distributor . Pulang ke head office di Jakarta Team Distributor Management sudah koar-koar mendapat distributor baru di sana dan siap untuk distribusi…untuk perbaikan numeric distribution ataupun weighted distribution


Selanjutnya : Team Channel Management datang ke sana membuat program program yang sangat spesifik mulai untuk grocery type S, grocery type L, Gosir, type Out of Home, Channel Minimarket lokal, membuat program promo  Paket Selling, Program Reward , Program Emas. Team Channel ke Head office di Jakarta  pulang sudah membuat 26 promo dalam satu bulan !!Untuk di sector  di  General Trade maupun Modern Trade…


Selanjutnya :Team Modern Trade datang dengan men-survey dan langsung kerjasama dengan alfamart dan indomart yang langsung memakai perjanjian trading term yang membuat produk (harga) makin melesat , minimarket tersebut masih di suplay di distributor…se-sampai di Head Office  Jakarta team modern trade sudah bisa membicarakan hasil trading term yang growth-nya bisa Achievable


Selanjutnya : Team General Trade datang dengan sub-sub ordinatnya, Countinous Improvement Manager, Sales for Effectiveness Manager , Auto Sales Manager, gadget  disiapkan…dan sistem pemberian insentive dan parameternya sudah dibuat tinggal Goo….kita jadikan “weak area” menjadi sumber growth kita” Slogan nya “..YES…YES…YES…..”


                              Terakhir ,  Giliran Sales Training Manager  datang ke area……

“Pagi kita Briefing yah”, kata si Sales Training…setelah di jemput supervisor area di bandara.

“Ok pak besok saya jemput jam 7 pagi yah pak dan langsung menuju distributor,” kata sang supervisor area …mantap!!


Besok Paginya……..

Ketika  sampai di distributor di ruangan  salesman,   si Sales Training hanya bengong , karena tidak tampak  dan terlihat salesman executive  memakai seragam khusus produk ‘PT Asoy” , produk principal dirinya yang sudah di visit oleh berbagai team tadi…

“Mana salesman yang lain, ?,”kata si Sales Training..

Vacant pak udah lama tidak ke isi-isi— mandays-nyapun belum pernah full kok pak ?”, kata  sales supervisor distributor

“Masa sih ,……coba lihat scorecard dan print produktivitynya. Loh hari kerja salesman belum pernah full ke 26 hari , bahkan ada yang 15 hari , …mengapa ini?”, kata si Sales Training

“Pada turnover Pak ! Tidak ada yang  tahan kerja di distributor ini,” bisik salesman seolah-olah suaranya tidak mau didengar supervisor distributor.

“Mengapa kira-kira bisa turnover tinggi  salesmannya ?” kata si Sales Training sebelum memberikan training yang berjudul : Presentasi Penjualan dan Negosiasi.


“Begini pak”, kata si supervisor distributor menggandeng tangan si Sales Training ke arah luar dari ruang meeting  .”Di distributor ini salesman dianggap pekerja harian , digajinyapun harian, bagaimana semangat mendistribusikan produk Bapak bila hal ini terjadi?, Jadi,  salesman mau datang atau tidak pun mereka merasa  biasa- biasa saja seperti dianggap wajar- karena kan digajinya harian.”

Si Sales Training bengong !! Kemana biaya support promo dari Marketing? Permintaan promo khusus karena ada program ‘Weak Area’ yang khusus, segala biaya sudah digolontorkan…kenyataan yang dihadapi… begini? …Persiapan marketing sudah bagus kalau salesmannya saja tidak ada secara  factual dilapangan siapa yang tahu dan bagaimana?

Si Sales Training kembali ke ruang salesman, ia  akan memulai memberikan ilmunya mengenai  presentasi penjualan……. dan di depan ruangan  ia berkata ,” Loh mengapa tidak pakai baju seragam ?? “

“”Iya pak kami kan salesman mix produk , bukan salesman khusus produk bapak aja yang kami tawarkan ke toko ..”…

Sales  training  ??$$$#####???????


“lihatlah  sampai detail,  kalau perlu sampai meminta  pendapat salesman untuk meningkatkan penjualan produk Anda  cek dengan visit ! Kalau anda menjumpai distributor yang mempunyai di area seperti ini , apa yang anda lakukan ?Sebutkan dari 1 sampai 10 tindakan anda  sesuai prioritas?Prioritas pertama yang paling penting dan seterusnya…..











Senin, 12 Desember 2016

Cara Mengukur Efektivitas Bintang Iklan/Artis/Model/Endorser Produk

Cara Mengukur Efektivitas Bintang Iklan dan Selebriti  Endorser  Produk

 


# Parameter Penelitian Bintang iklan, Artis dan Selebritis
#Biaya Modal Jadi Artis, Ini perkiraannya.
# Persyaratan Jadi Artis.

 

Ketika saya menjadi Manager , tepatnya di devisi Field Trade Marketing, seperti biasa salah satu tugasnya adalah  mengontrol promo dan mengantar tamu-tamu dari Head Office yang visit ke area.  Pada saat itu saya mengantar tamu sejawat yang bertitel Produk Manager , ia  berkata :” Aduh ini....., kita lagi cari bintang iklan …ngak  ada yang cocok nihhhh… lagi minta di agency iklan bla......bla bla …ini masih chatting-an dengan agency pembuat iklannya,...   sedang minta-minta photo photo  untuk bintang iklannya, untuk peran sebagai bapak, ibu dan anak untuk susu pertumbuhan.."
                        Saya pun melihat dan mendengar beberapa kali bunyi bbm dari agency iklan ( bukan agency model yah)..kirim photo -photo model berkali-kali   " tang…… ting….. tong….." bunyi  bbm kepada sang Produk Manager ,  disela-sela visit ke market dan mencari insight untuk menaikan sales…dan ternyata hasilnya untuk bintang iklan tersebut  tidak ada yang nyangkut!!: “ kalau kamu ada teman dan siapa lah silahkan kirim ke e-mail saya yah untuk jadi bintang iklan ini “….kata dia..
            Besoknya, karena saya juga mempunyai teman beberapa model kaliber jebolan pemenang majalah nasional terkemuka dan beberapa dari mereka sudah pernah jadi bintang iklan  produk…saya pun membantu mencari  dan mengirimkan talent-talent tersebut ke Product Manager  ….dan ia berkata  via  balasan e-mail ;” Lebih baik temanmu yang belum jadi bintang iklan sejenis yah …” Wadau ribetnya…

Bukan di Agency Model namun Agency Iklan bila mau jadi bintang iklan Produk

Inilah yang perlu di tajamkan  untuk menghindari lebih jauh ke-arah pembenaran untuk menghindari  penipuan, kadang seorang talent model atau baru sekedar calon bintang iklan ( yang ini sebutannya  “baru calon”  tapi kadang sombongnya bisa ngalahin bintang iklan beneran-!!)), Sangat percaya akan janji-janji obral Agency Model ( sampai buat acara pemilihan yang pendaftarannya aja mahal banget)  Padahal kalau mau jadi Bintang iklan itu pasti ada persetujuan dari Produk Manager atau Marketing Manager produk yang akan di iklankan tersebut. Jadi untuk menghindari penipuan model-model yang akan di iming imingi jadi bintang iklan , perlu dipertanyakan , memang  Agency Model itu kenal sama Produk Manager tersebut ?Atau biro iklan yang dipilih oleh PT  Produk tersebut? Jadi jangan percaya kalau mau jadi bintang iklan atau audisi iklan harus nyetor uang dulu….karena sepengalaman saya yang jadi bintang iklan itu ( yang baru yah ) kadang impuls, tidak terencana jauh-jauh hari oleh Marketing Manager atau pun product manager, malah agency modelnya yang ribut dan sangat lebay ke modelnya ( kasihan yah-modelnya bingung harus mengorbankan ini itu)
Manager produk kadang sudah menargetkan secara deskripsi calon bintang iklan itu misalnya : kulit bersih , etnis  harus bla bla bla ( sesuai dengan segmentasi pasar)  , gigi rapih , bisa tertawa lugas ( ngak malu malu),->itu untuk jenis produk yang bisa mengesankan  membuat “fresh” ( misalnya susu dingin, iklan pasta gigi, permen ), kadang produk manager juga meminta talent yang punya senyum ramah bila untuk iklan festive produk-produk menjelang Hari Raya….jadi bila ada yang mengiming-imingi jadi Bintang Iklan ? Tantang dulu Agency Modelnya? Model iklan apa? Kenal sama Produk managernya? Kenal sama rumah produksi yang di tunjuk oleh produsen? Jangan mau jadi korban..penipuan kalau disuruh nyogok pakai uang...

            Memang kadang Agency Model harus mempunyai banyak talent yang intinya bisa “menyediakan bila ada permintaan ” dari   perusahaan yang  meminta  dengan kriteria yang sudah ditentukan  ( bukan asal yah). Biasanya perusahaaan inti /pembuat produk  menunjuk rumah produksi /pembuat iklan.  Rumah produki ( pembuat iklan) ini, bila sudah mempunyai kriteria model/selebrity/artis yang tepat  harus  mendapat  acc /approval dari Produk Manager atau Marketing Manager  atau perwakilan dari perusahaan produk  tersebut .   Kalau dari perusahaan sudah tidak approve yah si model/selebrity /artis tersebut tidak akan menjadi  endoser produk alias tidak jadi  bintang iklan!!  Meskipun  si model/artis/selebrity  itu adalah kesayangan pemilik eh unggulan premium  Agency Model .( jadi jangan sombong ke orang orang di perusahaan produk yah model/artis/selebrity-    ))).
          Bila Agency Model telah tepat memberikan profil/composite  sang model/artis/selebriti   ke  Production House Iklan yang benar benar sudah di screening / sudah di approve oleh team produsen pembuat produk ( Marketing Manager, Produk Manager ,bahkan minta pendapat team Sales,dll).  Masih ada langkah lain untuk menilai kekuatan pengaruh endorser/artis/model/selebity terhadap produk yang diiklankannya biasanya yang diteliti dari parameter-paremeter metode VisCAP.
Dari penelitian-penelitian pengaruh selebriti atau bintang iklan terhadap performa produk banyak marketer melihat  hasil dan evaluasi di metode Viscap Ini, Metode VisCAP  ini bisa di jabarkan dari  Visibility, Credibility, Attraction dan Power.

Kita jabarkan dimensi selebrity dan model ini :

Visibility ; Dimensi sejauh mana popularitas selebrity atau model iklan tersebut. Kalau seorang surveyor ( pakai surveyor juga loh, jadi selebrity atau model jangan ngaku-ngaku mahal atau ngaku  masih beken di masyarakat yah..)-surveyor akan bertanya ke orang “awam “di Mall.: ” Bu kira kira yang ibu sukanya  artis atau model siapa yah?” bila dari quisioner menjawab sama 80% ( dari total sample yang di targetkan) ke “nama” seorang selebriti atau model yang sama, di jamin harga model/artis/selebriti  itu sekali kontrak bisa mencapai milyaran setahun ( masih laku …pasti mahal lah).     Bila tidak disebutkan namanya sama si  quisionare riset ? Yah Maaf kenyataan berbicara -jangan sombong dulu tuh talent artis. Yah harus so so sadar dirilah, lah  jadi bintang iklan sesuai perjanjian  kerja saja.. asal mejeng di iklan ( ningkatin popularitas juga loh).Jadi Makin beken pengaruhnya makin bagus buat personality merk produk tersebut.

Credibility:kemampuan akan product knowledgenya , ini kemampuan si Selebriti atau si model akan pemahaman  product knowledge yang berhubungan dengan product yang diiklankan . Kadang perusahaan akan memberikan training singkat atau dinner khusus menginfokan product knowledge terhadap artis dan modelnya, disini "daya tangkap" Selebriti atau artis diperlukan!! ( Nah kepintaran model dan artis pun diperhitungkan di dunia produk -bila mau jadi bintang iklan  MegaProduct). Tidak jarang ketika ada selebriti yang akan ditunjuk jadi endoser produk suatu event ketika ditanya ini itu –alangkah malu tidak nyambung karena tidak siap  ( atau menyepelekan) /baru  dugem atau maaf mungkin mabok akhirnya gagal jadi bintang iklan Megaproduk ketika di awal seleksi jadi bintang MegaProduk (bukankah marketing manager itu kadang impuls bila cari talent??). Pengalaman saya pribadi pernah juga ketika mengundang model pagi hari  ( karena acara olah raga masal) ia telat datang karena sudah dugem…sudah tercoreng..
Jadi kata siapa disiplin dan hidup teratur selebriti atau model tidak mempengaruhi karier mereka? Amat sangat makanya perusahaan product-product bila mau mengontrak  selebriti sampai milyaran lebih baik yang tertib, “sempurna” ,disiplin dan pinter ( kalau boleh lulusan universitas terbaik’), ada kok contohnya dan banyak…..salah satunya  seperti Dian Satro untuk Loreal…( Dian Sastro lulusan UI ), contohnya lagi untuk citra kesehatan, segmentasi umur 45 tahun ke atas bisa menggunakan Mba Minati Atmanegara

Untuk Event  atau  iklan produk masakan bisa memakan endoser Ibu Sisca Soewitomo



Attaction : Daya Tarik sang Bintang, tidak dipungkiri bintang yang naik daun pasti akan mahal harganya dibanding yang sudah redup…seorang bintang yang  nama baiknya yang sudah "rusak" akan dihindari oleh para  Produk Manager untuk mengiklankan produknya. Perjuangan seorang bintang selalu bersinar memang harganya mahal, ia harus mengorbankan waktunya dengan :main sinetron yang terus menerus, alias stipping ( supaya ada di benak konsumen dan masyarakat)  ikut  acara ini dan itu  ( sekedar  untuk naikin rating popularitasnya  saja), dll. Dan biaya perawatan  seorang artis atau bintang bila ingin selalu  tampak “sempurna” dan  “kinclong” pun memang luar biasa mahal , sedikit cerita ngelantur saja biaya perawatan artis bisa ratusan juta rupiah . Ada anekdot seperti ini :


Ini kita anggap sebagai perbandingan UMR Jakarta masih 3.2 Juta yahh

1.      Minuman sebangsa glukogen buat mencerahkan wajah  Rp 1.5 juta berisi 20 sachet untuk satu minggu ( biasanya)
2.      Untuk wajah mulus biasanya pakai galvanic spa /setrika wajah Rp 4.2 juta
3.      Bila pipi mulai tembem, supaya cirusberarti  lemak di pipinya harus dikurangi , biasanya pakai perawatan Hifu Rp 6 juta/treatment
4.      Beli nano spay buat melembabkan Rp 2 juta
5.      Catering diet di Jakarta 10 hari min Rp 2.5 juta
6.      Beli program senam/punya instruktur fitness ; 3.7 juta/10 sesi/bulan.
7.      Bedak yang bagus lihat deh di gerai min 1 juta , lisptiknya juga 1 juta.
8.      Vitamin, supplement, suntik vit C bisa 3 juta/bulan.
9.      Krim krim seperti Lancome, Kanebo, SK 11 ( salah satu yahh) sepaket bisa 10 juta.
10.  Baju Baju butik, perawatan sosialita?Asisten?bisa tak terhingga-))
    Dan yang lagi trend terbaru ketika artis/model/selebriti memasuki inti "acara/pemotoan majalah" tentu saja gigi harus terlihat rapih dan putih bak porselen jadi harus datang ke dokter gigi ahli konservasi , gigi yang tampak  ketika tertawa harus di bungkus veneer , harga pergigi adalah 4 juta, bila sedang tertawanya nampak 8 gigi tinggal di kalikan saja ....berapa tuh...tuk gigi kayak ratu sejagad...
Jadi modal untuk jadi artis atau model yang siap” bersaing”  benar-benar harus”ada materi”kan? Namun  perlu disyukuri sepengalaman saya punya tetangga finalist majalah nasional/bahkan juara satu,  dia tidak melakukan hal-hal seperti  dari point 1 s/d 10  seperti diatas, namun  tetap aja cakep, Bahkan saya lihat ketika numpang ke kamar mandinya perawatan wajahnya banyak dijual di Alfamart dan Indomaret kok,..... itulah anugrah bahwa talent wajah bagus dan kulit bagus adalah seperti guratan dariNya supaya jadi penghibur umat manusia lainnya ( jadi artis model, dll….loh terbawa lebay ), tapi seriusnya kalau sudah jadi dan berani jadi artis “selain struggle”  antar teman artis ( yang sama- sama cari popularitas dan uang) hal-hal seperti diatas kayak  lumrah dilakukanà itulah contoh perjuangan artis dan model supaya tetap bisa menarik dan kebetulan disegi akademisi penelitian dimensi Attaction masuk ke hal  yang diteliti.

4. Dimensi Power  ; yaitu kemampuan celebrity dalam menarik konsumen untuk membeli produk yang diiklankan.Hal ini perlu diperhatikan bahwa image artis atau bintang iklan harus benar-benar terlihat “bersih”. Karena selebriti ambassador produk sebagai "User Imaginery" bagi konsumen , ketika konsumen membeli produk tersebut biasanya mengkaitkan pencitraan dirinya dengan artis/selebrity /model iklan yang memakainya tersebut. Ada beberapa kejadian ( silahkan cari di internet), artis  endoser produk langsung di ganti ketika mempunyai scandal, atau melakukan perbuatan-perbuatan nyeleneh yang tidak lazim di area tertentu, maka menjaga sikap sangat penting buat sang artis, selebriti atau model iklan MegaProduk….jadi apakah anda siap jadi Selebriti?
Ini tanda-tanda Anda Bisa Jadi menjadi seorang selebrity …

Kamu memang beda dan berbakat jadi artis atau   Seorang Selebriti bila?

( Ada salah satu yang mengena di kamu--))

1.      Ketika kamu mengerjakan soal matematika atau logika , kamu tidak ngerti-ngerti…Mengapa harus pakai rumus itu ?, Mengapa harus pakai rumus ini?, dan lebih terbukti bila di nilai ujian akhir nilai matematikmu kurang dari 5.
2.      Ketika kamu mengerjakan laporan di excel dengan teliti banget dan sudah dibaca dan direview beberapa kali, setelah dikirim ke bosmu atau gurumu , tetap saja  di protes bukan flow-nya yang salah…tapi kamu tetap ceroboh ( bakat dan sign dari maha kuasa kaliii)  kamu nge”put kelebihan nol di  angka …sehingga salah juga akhir hasilnya.....
3.      Ketika rame rame kursus excel atau computer pemograman, kamu paling celingak-ngelinguk dan keluar keringat dingin,  mengapa orang lain begitu gampang mengikuti?Namun kamu harus melihat angka atau hurup satu demi satu untuk memprogram , bahkan naruh  petikan koma pun salah sehingga rumus dan hasil tidak benar-benar menjadi program.
4.      Selalu tak ingin diam, hanyalan selalu kemana-mana , sifat alami untuk ningkatin popularitas selalu ada…suka jalan-jalan meski tidak diangggap ada oleh orang lain juga....
5.      Kamu didekati secara alami oleh teman dan khalayak ramai bukan karena kepintaran ataupun keenceran otak namun ada “kelebihan lain” melainkan karena  (atau secara tidak sengaja) melenceng suka berbohong ( mesti seperti gak kerasa ngebohong) , sok dramatikal, aneh sendiri, sering didekati oleh manusia iseng ataupun yang ditaksir  karena kelebihan fisik and bodymu ( dan merasa bangga). Ataupun alasan lain karena temanmu memang kasihan kepada kamu, jadi terpaksa berteman denganmu karena teman utamnaya tidak ada  alias kamu sebagai teman ganjelan saja disaat teman yang lain tidak ada ditempat.
6.      Punya kelebihan yang bisa meningkatkan popularitas seperti gerak tubuh yang menawan “atau aneh”, punya suara bagus ( meski tak kursus vocal), atau berbadan kuat dan tangguh ( sangat di sukai lawan jenis)
7.      Kamu sangat cemas akan  ada perubahan anggota tubuh dan bila ada sesuatu yang aneh, karena kamu memang di berikan bakat dan anugrah dariNya, wajah yang bagus ( meski tidak pakai kosmetik mahal), tubuh yang keren ( meski tidak memakai pelangsing atau obat pembentuk tubuh) gigi yang rapih ( meski tidak pakai kawat gigi dan perawatan bleaching dan veneer)
8.      Di masyarakat beken…entah beken karena apa tapi orang-orang gampang mengenalmu.
9.      Punya duit ataupun tidak punya duit 'tidak seperti' orang susah- karena “aurora artisnya muncul” sehingga orang tidak percaya bahwa kamu perlu duit, atau bila sering pinjam duit malah dibilang penipu “penarik simpati”.
10.  Tidak nyaman bekerja dengan cara yang biasa-biasa, menurutnya sangat bosan  meski menghasilkan duit  yang banyak!! Namun kamu  mau dan bersedia kerja “asal “-apa saja,  yang penting  bisa beken meski hasil duitnya minimal.
11.  Hidupmu serampangan, berbuat ini-itu seperti biasa-biasa saja  hasilnya namun tetap aja teman-teman disekirarmu dan masyarakat seperti memaafkan kelakuanmu…”emang artis..pikirnya

12.  Kamu harus sangat sangat bekerja keras dan harus ngulang terus menerus ( seperti terapis deh)  bila harus belajar  atau melakukan sesuatu bila tidak sesuai dengan bakatmu. Namun kamu merasa asyik-asyik saja ketika hal tersebut berhubungan dengan seni…( sementara orang lain berkeringat dingin dan malunya minta ampun bila berhubungan dengan pentas atau seni  ia berbikir lebih baik banyak duit tanpa populer)

Selasa, 08 November 2016

Permintaan Kepemimpinan Era Millenial

Mengapa Hillary Bisa Menjadi President Wanita Pertama Amerika

Criteria be a leader or president at the time of millennium

Persyaratan Jadi President masa kini : Lebih sempurna..... kalau bisa seperti  yang ada di khayalan sempurna dari keinginan masyarakat banyak

Criteria be a leader or president at the time of millennium

              Selamat bagi ibu  Hillary Clinton , calon menjadi President  America   (saya  berani bilang seperti  ini sebelum ia jadi president atas dasar riset kecil  dan instuisi saya ), Mengapa? Ada beberapa Alasan dari kacamata rakyat,  seperti saya,  mengapa Hillary bisa mencetak sejarah  jadi president wanita  pertama di Amerika :

1.      Lulus Dimensi Loyalitas.

Setia pada pasangan apalagi di amerika sana dan di jaman modern ini adalah point istimewa bagi para pemilih yang menginginkan pemimpinnya ‘apapun alasannya’ setia terhadap pasangan.   Di analogikan bila setia ke pasangan ke rakyatpun pasti akan sama ( mirip mirip lah)…Godaan gemilang pandangan mata di industry hiburan tidak menyilaukan dan  khilaf Hillary…point istimewa sudah di dapat untuk dimensi Loyalitasnya tercermin pada keluarga.

2.      Pemaaf

Memaafkan  ketika suami  selingkuh , kejadian ini  mengharukan semua insan di dunia. Ketika suaminya  selingkuh  salah satunya dengan ratu kecantikan sekalipun ( bahkan yang lebih beken dengan  stafnya) , Hillary pada saat itu  hanya menghilang dan berkunjung  bertemu ibunya , melakukan  heartbounding family  ( mungkin menangis dan curhat yah),  Namun  muncul kembali tegar  kepelukan suaminya ( untung sekali pak Clinton,,,,).
Hati nurani nya yang menerima kenyataan  dan memaafkan  lalu tampil tegar adalah point tambahan plus Hillary  dimata rakyat.  Sangat jarang sebagai manusia mengalami kejadian seperti itu dan  memaafkan  . Pengalaman yang haru- biru menyedihkan selalu dapat dukungan kemanusiaan apalagi ini muncul untuk wanita  yang di calonkan jadi  president !

3.      Masih mau berkontribusi meski kalah dengan Obama di pemilihan president sebelumnya.

Banyak kalangan politikus kalau kalah  terpilih menjadi  President …tidak  mau jadi menteri rivalnya dalam pemilihan president , namun Hillary berbeda ia mau bantu Obama dengan jadi  menteri luar negri,  masih mau berkontribusi positif, ini adalah penilaian plus dimata rakyat…bila ia diminta dan ia sanggup karena punya ilmunya …ia mau membantu….

4.      Pintar karena lulusan universitas terbaik.
Banyak politikus tidak jelas bermodalkan ‘pendapat subjective  tanpa ilmu’ akhirnya ngak jadi jadi  ke jenjang pimpinan puncak (lihat deh fim butler banyak politikus yang keluar masuk penjara , namun Obama yang pintar yang jadi president), namun  dengan pendidikan dan ilmu,  ia bisa melesat dibandingkan  politikus “verbal” lainnya ….” BerIlmu” dapat diterima dikalangan manapun di dunia….

5.      Punya Anak Hanya Satu.
Rakyat was was bila calon president beranak banyak ( banyak kejadian), anak anaknya akan bertingkah, jadi politikus, korupsi, minta ketebelece, diistimewakan, satu anak membangun satu perusahaaan ( yang mungkin dengan kebijakan bapaknya yang president sehingga perusahaan pesaing bisa mati). Hillary punya satu anak, nampak ia focus terhadap pengabdiannya kepada carrier dan negara ( mungkin juga takdirNya punya satu anak), Punya anak  satu gampang dibina dan di kontrol  dengan baik sehingga tidak mungkin mencoreng nama orang tuanya karena tingkah lakunya pada saat remaja sampai dewasa.(sampai jenjang pernikahan anaknya  “ceklist” berhasil tanpa gossip miring)

6.      Tidak Nyata Korupsi.
Korupsi yang nyata yang dianggap oleh rakyat adalah  “bila menerima uang haram” terlebih bila  tertangkap tangan  karena mengambil uang  di tas  cover berisi duit (hasil kongkalikong) . Ada bukti sadap telpon minta transperan minta sogokan..atau ketika di sadap telpon ada perkataan  ”minta apel yang lain” . Hillary belum  tampak seperti itu….rakyatpun masih menganggap bersih dan memilihnya.

7.      Amerika Butuh Sejarah
Diantara gembar gembor emansipasi, namun amerika sendiri kok belum ada pimpinan wanita yang muncul?, Rakyat yang penasaran menjadi ingin lebih tahu mengenai Hillary..dan ditantang dan butuh sejarah baru..maka dipilihnya Hillary..

8.      Dekat dengan Pekerja Seni.

Ia dekat dengan pekerja seni, artis artis adalah endorse yang kuat untuk mengajak dan menimbulkan kepercayaan “ memilih kepada Hilary’—terlebih artis artisnya yang tidak banyak masalah …malah artis berkesan  hit , lucu, asyik meskipun berbeda ras dan suku , Hillary dekat dengan mereka…membuat rakyatpun nyaman karena “penghiburnya” akrab dengan Hillary

9.      Kampanye ke segala lini
Masyarakat sekarang lebih pintar dan menyadari  ber bhineka dan muti talent..maka dari itu dalam kegiatannya ia dekat dengan orang orang tua, anak anak, mahasiswa, ilmuwan, orang pedesaan, orang perkotaan dan sekali lagi karena berilmu, ia tidak nampak pencitraan, kunjungannya  seperti lembaga riset yang akan melakukan perbaikan …mereka happy di datangi…



10.  Tidak nyinggung syara.
Ini yang masih diterima dimanapun terlebih di masyarakat  berbagai kultur dan agama di Amerika , dalam kampanye-nya sama sekali tidak menyinggung syara..bahkan  ada  secara implisit dan eksplisit menampilkan pendapatnya atlet renang muslim di America…America loh( ini salah satu contohnya saja)…dan  sangat beda dengan  pesaingnya yang terang terangan kontradiktif  mengenai issue   ini…..

Dengan mempunyai 10 keuntungan "nature" ini, seharusnya team sukses Hillary sangat mudah untuk mengantarkannya ke kursi ke President -an ( Ayo siapa yang mau di team sukseskan oleh saya-))

Bila masih kalah...lihat budaya dan kekinian...yang terjadi....pelajari mengapa hal lain yang bisa mengalahkan 10 Nature leader yang baik ini.......
Pesaingnya lumayan berat :
Karena 1. Trump..orang baru di kancah politik kadang orang baru mempunyai tantangan sendiri dan peluang yang lebih besar (karna 'dosa 'salah politiknya belum terdengar dan terlihat)..membuat penasaran rakyat untuk memilih.
2. Loyalitas yang terlihat 'akur sama anak..mantan istri..(tidak tau nantinya...)
3. Pendidikan Trump juga oke lulus universitas meski lahir di keluarga kaya raya
4.Ini yang namanya melambung tinggi sampai jajaran awam di amerika..ia masuk di acara NBC"show The Apprentice , acara reality show belasan episode the Apprentice...finalist finalist nya bisa jadi delegate partai dia di berbagai negara bagian..termasuk the apprentice celebrity ...banyangkan ia juga ngelola celebrity yang dipuja puja masyarakat.
5. Ini terbukti salah satu finalist reality show ini , Omarosa dimana kalau kita melihat episode-episodenya ia paling kontradiktif ia bisa membuat penonton muak, kagum, aneh, sensasional, atas tingkah lakunya bahkan ketika ia di Celebrity Apprentice ia bisa juga menitikan airmata ketika debat dengan celebrity lainnya : Latoya Jackson-->dan itulah mengapa rating reality show ini melonjak tajam. Omarosa di team sukses Trump kali ini dijadikan director Trump's of African-American..., karena ia memang seorang Doctor dan sebelum omarosa masuk reality show the Apprentice ia memang sudah bekerja di gedung putih.
6. Lebih heboh lagi istri barunya mantan model majalah dewasa..yang 'implisit  dalam pemahaman rakyat kebanyakan  seperti diangkat martabatnya' jadi calon first lady dan akurrr lagi ama mantan istrinya Ivana (tidak tau nanti mungkin ada schandal scandal yang meletup)  dan mereka  dekat dengan pekerja seni bahkan organisasinyapun   yang terkenal bukan berbentuk LSM politik,  malah si"pengumpul ratu ratu kecantikan...The pageant was owned by Donald Trump from 1996 to 2015!!
7.Kelebihannya lagi....pernah menjadi kapten taruna  militer S4 (namun tidak berkarier dimiliter dan tidak sok so'an dengan memakai seragam militer)..di anggap disiplin..pernah merasakan sengsara jadi militer...berani ...ehhh bisa membangun perusahaan keluarganya .Inilah keuntungan adanya wajib militer..dimana mana pernah dianggap disiplin...pernah tertib dan mengangkat issue veteran...di amerika ada wajib militer pasti ada emotionalbounding terhadap orang yang pernah mengalaminya...."inilah issue yang diangkat Trump ia bisa berkonsolidasi dengan para veteran..
8. Anak anaknya tidak ada kasus yang berarti yang muncul kepermukaan ,menjadikan soft gosip dan langgeng di pemilihan...
9. Mau masuk ke bidang fashion..modeling beli barang barang mahal seolah olah memang uangnya untuk perputaran ekonomi america (pengrajin..fashion...etc)
10. Kaya raya..(ini yang ngak bisa di sanggah),pasti punya kenalan di bank bank
Di segala lini bidang yang mau 'membantunya...

Namun segala sesuatunya seperti glamor ditengah hawa yang panas....sesuatu pasti persoalan meletup satu demi satu..


10 keunggulan VS 10 Keunggulan...siapakah pemenangnya...?Kalau untuk adat timur mungkin sepertinya Hillary

Itulah mengapa saya mengucapkan selamat kepada Hilary sebagai calon President Amerika …..sebelum ia resmi jadi President….bila team suksesnya bisa treatment di tempat dan bidikan yang tepat..untuk Hillary



dipublish  jam 5 sore lebih ..lima...sambil nunggu hujan lebat  reda......
  

Sabtu, 01 Oktober 2016

Trik Bila Mengalami Turbulensi Pesawat -Top of Mind Behind The Turbulence

Kenangan dibalik Turbulensi Pesawat Terbang

Bagaimana mengatasi ketakutan naik pesawat dan ketinggian ?

Sensasi merupakan respon yang segera dan langsung dari alat pancaindra terhadap stimuli yang sederhana ( iklan , kemasan, merk). Stimulus adalah setiap unit masukan yang diterima oleh setiap panca indra  ( Buku Perilaku Konsumen , Leon Schiffman dan Leslie Lazar Kanuk)
 

 Dan ini cerita untuk menyatukan teori itu,  serta sedikit pengalaman ketika menjadi sales training manager keliling ke berbagai kota…. 

Dari  pengalaman perjalanan selama belasan tahun , “ naik pesawat” ke berbagai kota baik nasional maupun internasional, baru kali ini saya begitu deg degan dan ada (sedikit) rasa penasaran .  Rasa penasaran bagaimana rasanya ketika sudah tiba  di bendara, disambut  hujan lebat tiada tara. Dulu-dulu, ketika naik pesawat syukur sekali diberi kan udara cerah , dan sekarang ! Awan tebal  hitam menghujam  bandara Adisucipto Yogyakarta. Perjalanan pulang dinas ke  arah Jakarta ini sedikit saya kuatir karena ini,  di Yogya. Ntah lah kalau saya perjalanan lintas udara melewati Yogya ( bukan sekali dua kali ) seperti ada batu kerikil di pesawat kira-kira beberapa saat , atau istilahnya ada turbulensi kecil!  Dan saat ini , saya harus naik pesawat setelah magrib dalam keadaan hujan besar!!!
   Beberapa kali saya bertanya tanya ke  admin saya ( mengapa sih) kok baru sekarang di pesenin pesawat bukan Garuda? Dan baru pertama  kali juga, saya akan mendarat di Bandara  Halim Perdanakusumah  ( sebelumnya selalu ke bandara   Cengkareng alias Bandara Soekarno Hatta yang terliaht luassss dan lega ).
            Saya masih inget omongan  teman saya sebagai supervisor  di daerah Yogya, nadanya emang nakut -nakuti ketika di mobil sedang mengantar saya ke bandara Adisucipto, katanya  “ kalau bos besar lihat kondisi lingkungan bandara mendung..lebih baik gak jadi naik pesawat  jadi pakai kendaraan darat aja , berangkat dari Yogya –ke Surabaya.   Selama belasan tahun juga saya juga  memahami  kondisi ini kalau naik pesawat,,,,,, yah ….kalau sudah naik pesawat dan pintu pesawat sudah  di tutup….orang-orang  tidak bisa kemana-mana lagi.   Apapun jabatannya? , Apapun tingkah laku dan amal ibadahnya, ketika  di dalam pesawat  yah  hanya bisa pasrah.  Pesawat harus tetap   pergi dan  melaju…..lewat langit atas  sana….
         Ketika sudah berada di  ruang tunggu  Bandara Adisucipto, benar saja dugaan saya , perjalanan di cancel  karena cuaca tidak  memungkinkan …sampai berjam jam!! Dan saya pun diberikan nasi  Kotak …untuk  dimakan di ruang tunggu,,  rasanya enak –enak nyelek karena tetap bisa melihat hujan petir dan angin yang kencang ketika mau naik pesawat ke Jakarta. Saya lihat penumpang lain pun berusaha menyingkirkan kekuatiran yang ada dengan  pura pura tidur, Ada  juga yang secara eksplisit  mencibir  cuaca  dengan nada kesal.  Karena  saya sendirian  saya pun mulai sms istri ,”ini cuaca buruk banget doain supaya selamat….”
         Ntahlah …waktu itu..apakah prakiraan cuaca di daerah lain di luar Yogyakarta  sedang baik,  atau di daerah tujuan  Jakarta  terpantau tidak hujan …sehingga diputuskan menjelang  malam  penumpang  dipersilahkan  boarding untuk naik pesawat dengan kondisi masih hujan.  Karena tidak  ada       Airbridge  (belalai gajah yang menghubungkan dari ruang tunggu ke badan pesawat,) kita di beri payung sendiri-sendiri berjalan di tengah hujan deras dari ruang tunggu ke  Apron  ( tempat parker badan pesawat)  disertai petir bergemuruh…alhasil celana dan tas , baju sebelah pinggir kiri kanan saya terkena hujan….ini pengalaman pertama saya juga setelah belasan tahun naik pesawat!!


       Sudah terbiasa juga , bila saya berpergian naik  pesawat selalu pesan tempat duduk  di pinggir jendela.  Saya suka menikmati detik-detik take of atau landing …yang biasanya akan  terlihat pemandangan yang  indah .  Contohnya ketika pergi ke  Padang, ketika pesawat descending  di atas saya melihat  hamparan  pulau- pulau kecil indah disepanjang   pinggiran pantai Sumatra Barat.  Indah sekali!!.  Ataupun ketika   pergi ke Kalimantan  , setelah pesawat  climbing akan terlihat dan terlewati  kepualan seribu yang sangat Indah.  Tetapi  kenyataannya sekarang hawa dingin dan mencekam karena hujan deras disertai kedinginan akibat  berjalan kaki dari ruangan Departure  ke arah Apron tanpa airbridge .

        Dannn benar saja …di jendela pesawat masih terlihat hujan deras sampai air hujan berbentuk gumpalan  air mengalir di jendela pesawat                 ( biasanya kalau masih tidak deras hanya butiran butiran kecil saja terlihat di jendela pesawat) karena pesawat belum siap saya pun sempat mengabdikan kondisi ini , seperti ini .



Sesudah penumpang  komplit di kabin pesawat dan siap dengan safety belt-nya masing masing …tunggu semenit- dua menit sampai lebih dari 20  menit , pesawat tidak maju -maju ternyata sang pramugari mengumumkan….

..” para penumpang pesawat belum diijinkan untuk berangkat ….menurut peraturan bla bla bla…( la iya lah hujannya deras gitu di luar dengan… petir lagi !!)…

…..Akhirnya pesawat didiamkan  alias ditunda penerbangannya  (lagi). Penumpang penuh dan kuatir sampai sempat-sempat sampai buka Hp kirim pesan karena  penerbangan di tunda  dengan kondisi penumpang sudah naik pesawat semua di dalam pesawat. Di kabin pesawat  dihembuskan  …hembusan asap dingin ….terus dikeluarkan berkali kali….saya pun sempat mengabdikan hal ini…..Gile banget…dalam hati saya ini pengalaman pertama berpesawat pada kondisi  terbilang cuaca buruk…..


    Hampir satu jam menunggu di di dalam pesawat dan akhirnya  diputuskan  untuk  terbang ( dalam pikiran saya,  “ini gile banget kondisi hujan dan sesekali ada petir” . Apalagi hobi saya melihat-lihat pemandangan dari jendela pesawat jadi tambah ketir dan kuatir)

    Dan terdengar  pengumuman  - intinya , “pesawat akan take off dan seluruh perlengkapan HP dan elektronik lainnya harap dimatikan”-terlihat hening dan sunyi setelah pengumuman itu…lampu di kabinpun di padamkan.

    Suara pesawat mulai dinyalakan dari  terdengar lambat sampai menderu….lampu di dalam kabin di padamkan!( wah pikir saya ini pesawat sedang perlu tenaga ekstra nih ), Saya yang berposisi duduk di  dekat jendela,  baru  pertama kali ini juga  kuatir melihat pemandangan ke  arah luar  jendela pesawat -yang masih tertutup air hujan yang saling bergantian menimpali…suara petir bergemuruh bergantian….serta kilauan cahaya kilat sesekali…


Meskipun seperti itu , kebiasaan saya melihat pemandangan dari jendela  ketika take of dan landing tidak pernah terbendung …..saya tahu dan merasakan insightnya ,   biasanya pesawat mengalami turbulensi sedikit  biasanya terasa seperti  mobil berjalan di lubang-lubang jalan tidak beraspal,  ketika  pesawat  melewati awan yang hitam  atau  kalau kebetulan harus  menembus  gumpalan awan,  terasa  banget seperti jalan di atas pasir dan berbatuan.  Bahkan saya tahu  ( karena suka duduk di pinggir jendela) bila pesawat mengudara sedang masuk  gumpalan awan biasanya layer atas dan bawah bagian dari sayap pesawat ada yang membuka dan lembarannya bergoyang-goyang….dan sekarang saya harus menembus awan hitam , sekaligus hujan dan sekaligus kilauan cahaya petir? Tidak terbayang oleh saya…..


      Pesawat akan tinggal landas alias take off ,  baru pertama kali ini juga saya melihat semua penumpang ( terutama dari jangkauan mata saya) diam membisu. Beberapa penumpang menutup jendela pesawatnya….dan  tidak ada suara canda tawa dan obrolan obrolan suara keras  seperti biasanya bila  ketika  para penumpang sudah ada di kabin pesawat (yang suara obrolannya keras keras)…….Sekarang diam semua….dan saya melihat suami istri di samping saya duduk,…… mereka  menyatukan tangannya di antara sandaran  pinggir sela  bangku pesawat…….


         Lambat laun pesawat menderu….melaju kencang ….cairan tebal  karena hujan yang menempel dikaca mulai menghilang karena kecepatan  pesawat ….dan pesawat naik ….di tengah tengah  hujan dan gemuruh petir…..Saya terus melihat ke arah luar  jendela.  Saya mencoba melihat di ujung atas sana… atap langit masih gelap dan masih kelam” wah pasti pada saat climbing  untuk menembus awan ini -akan terasa banget nih “grejag grejugnya”  ….,”Nekad”, dalam pikirku…karena sepengalaman saya ,  pesawat akan terasa tenang bila sudah di atas awan atau pada saat posisi cruising alias pesawat sedang terbang datar ( dan parmugari pramugara biasanya mulai menyajikan sajian makanan)



       Saya coba menarik napas…”uhhhh gile gile…” sampai seperti inikah saya mencari uang”?Rela tegang  kesat-kesut  nyawa taruhan?( wey padahal apapun kegiatannya resiko kematianmah  selalu ada  !Ayo tetap tenang dan berdoa---begitulah cara menghibur diri.....)....dan  mulai terdengar - dag dig dug suara  turbulensi pesawat …dreg….mendadak pesawat ke bawah….oleng ke kiri dan ke kanan…suara jeritan…istigfar…doa….saya dengar semua…..dan inilah pengalaman saya terburuk mengalami turbulensi pesawat   SEJAK   dari tahun 2000 sampai 2016 ini….inilah yang terdasyat turbulensinya…..karena kondisi cuaca…

         Saya tidak bisa melihat pemandangan lagi ….saya melihat  dari jendela  ke arah pemandangan  luar  : --gelap “seperti lap hitam” gelapnya…”ini pesawat sedang di dalam awan gelap “ pikir saya….. Pesawat belum stabil …semua doa di tujukan atas semua keselamatan penumpang pada saat itu…doa- doa di panjatkan…….saya mencoba melihat kebelakang dan ke samping semua merasakan – tegang-.

         Pesawat sudah stabil …rasa lega , kagum ,(terhadap pilot yang bawa), mulai terasa…saya lihat ke jendela…bintang bintang di langit mulai terlihat…syukurlah…berarti hujan  dan  mendung ini hanya di sekitar atau pada radius tidak terlalu jauh dari   bandara Adisucipto,   area Yogyakarta dan sekitarnya saja….di daerah lainnya tidak hujan …..

       Munculnya  pramugari cantik dan pramugara  tampan yang berjalan .di lorong pesawat membuat penumpang terasa lebih nyaman, ditambah lagi senyuman nya ke kiri dan dan kanan membuat penumpang merasa ditemani…pramugari paramugara pun tidak terlihat lagi  menuju  ke ruangan ekor pesawat……namun  tiba –tiba….

      Tiba-tiba…. diluar  pengalaman saya ( lagi ), yang  sudah biasanya naik pesawat Garuda….ternyata pramugari pramugari di pesawat ini, itu menjual  makanan juga ! Yah menjual Makanan ,( bukan menyajikan gratis ke penumpang?!-)) , “..Bapak …Ibu Pop Mie-nya …”, ujarnya.


Suasana mulai santai dan beberapa orang mulai tersenyum geli… sambil melihat dagangan yang di bawa pramugari dan barang-barang daganganya.  Ruang pikiran kosong penumpang alias konsumen  pada saat itu yang telah  mengalami ketegangan akibat sensasi turbulensi , berganti dengan sensasi  terdengarnya suara penawaran barang dari pramugari.  Otomatis  “ruang pikiran kosong konsumen dan ereuka kebahagiaan melewati turbulensi ”kayaknya seperti  gampang menangkap merk yang ditawarkan oleh pramugari, belum lagi ada tambahan stimulus dari panca indra ketika Pop mie itu diseduh wanginya ‘sim-siliwir” kemana-mana.  Gabungan sensasi dan stimulus produk yang diterima konsumen menjadi Top of Mind di benak  konsumen  di dalam pesawat itu. Karena tidak ada pesaing competitor Pop Mie di sana dan hanya Pop mie yang tersedia  ( avaibility)  menjadi Brands Recall oleh konsumen di dalam pesawat itu, yang order dan order . Dari pengalaman ini...Memang konsumen harus dibahagiaakan  dulu atau rela pikirannya di kosongkan /difocuskan dulu supaya merk dagang bisa gampang masuk ke memori.

Tentu saja di market yang lebih luas  dan dinamis,  segala bentuk stimuli dan sensasi produk ini harus terus dilaksanakan oleh Brands Manager, Marketing  aktivasi ,supaya produk teringat dibenak  konsumen  baik dengan  stategy  Below the Line maupun  Above the Linen-y,.namun  bila tidak ada Team Sales yang selalu dalam kondisi “Semangat” dalam mendistribusikan dan mengorder barang tetaplah sia sia-- barang tidak akan ada visibility dan availability-nya sehingga  produk tersebut  tidak akan sampai  ditangan konsumen.

Tidak terasa, Kaptain pesawat memberitahukan waktu akan landing ke bendara Halim Perdana Kusuma tinggal beberapa saat lagi,  saya pun reflex melihat ke  arah jendela pesawat . Luar Biasa!! Pemandangan  kota Jakarta di malam hari yang cerah, amatlah Indah!!  Tempat dimana  biasanya saya terjebak macet di jalan arteri  dan toll  jagorawi setiap hari  pulang kerja,, ternyata bila di lihat oleh penumpang pesawat menuju Bendara Halim Perdanakusuma ,  kemacetan  kota Jakarta,  seperti juntaian kalung emas yang jatuh di atas percikan percikan cahaya lampu warna warni.  Dalam hati, sedikit bangga juga saya bisa berkontribusi tiap hari , bila terkena macet di Jakarta…ternyata bila dilihat di atas pesawat -lampu mobil yang sedang  macet sambung - menyambung , meliak-liuk  seperti rantai emas yang jatuh…)))

Pesawat landing dengan empuk dan selamat…ketika penumpang mulai melepas safety beltnya ,  pramugara memberikan pengumuman, : “kepada bapak dan ibu ..mohon kiranya bisa mengembalikan Pelampung bagi yang tadi meminjam bagi beberapa penumpang ….”….

Grrrrr semua penumpang yang di pesawat banyak  yang tertawa, banyak yang nyeletuk “Aduh penumpang Galau”…dll.

Saya hanya berpikir; “ Busyetttt ternyata dibalik itu , sudah ada beberapa penumpang yang well prepared menghadapi cuaca buruk naik pesawat , dengan cara individual meminjam pelampung kepada awak pesawat..””..

Dannnnnn ampuni Tuhan…suasana Arrival ini, banyak  tertawa , tersenyum..geli menggoda , Beda sekali ketika proses Departurenya ,,,????

Maka dari itu , semenjak kejadian itu ,saya menjadi lebih sabar  kalau  kebetulan sedang dilanda macet di Jakarta …dibandingkan dengan  mengalami turbulensi pesawat di udara…(yang tidak ada rest areanya lagi !) …..dan sedikit mengetahui  ternyata macet di jakarta di malam hari  bisa   menyumbangkan pemandangan indah bagi para penumpang  pesawat  yang sedang proses descending menuju bandara tujuan  ….lampu-lampu kendaraan terlihat  ibaratkan    untaian  kalung emas yang jatuh di cahaya  lampu  warna warni kota…




Pengalaman perjalanan di pesawat yang nikmat adalah : Perjalanan tenang, udara cerah, damai....indah....disertai adanya penumpang yang bertasbih dan membaca kitab suci....